Keren! Siswi SMP Islam Hidayatullah Raih Silver Medal di ISIF 2026

Silver Medal

SEMARANG –Prestasi membanggakan diukir oleh generasi muda Indonesia di kancah internasional. Empat siswi berprestasi dari kelas 7E SMP Islam Hidayatullah Semarang, yaitu Ayla Ghaida Shahnaz Ndari, Nayla Farahayu Salsabilla, Shakila Latisha Husein, dan Shaqillanisa Arzetti Prameswari, sukses menyabet Silver Medal dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026.

Kompetisi ilmiah berskala global ini diselenggarakan oleh Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia. Acara puncak berlangsung pada 13–17 Oktober 2026 di Universitas Indonesia, Depok, dan diikuti oleh ratusan tim inovator muda dari berbagai belahan dunia.

Perjuangan Intensif Selama 2 Bulan

Keberhasilan luar biasa ini tidak diraih dalam semalam. Tim riset SMP Islam Hidayatullah ini harus melewati proses persiapan yang sangat intensif selama lebih dari dua bulan. Berbagai tahapan mereka lalui dengan penuh komitmen, mulai dari:

  • Brainstorming ide inovasi dan pengujian laboratorium (uji lab).
  • Penyusunan materi presentasi dan pembuatan slide PowerPoint (PPT).
  • Perancangan desain poster ilmiah yang informatif dan menarik.

Dalam proses kreatif ini, pihak sekolah memberikan berbagai dukungan termasuk memfasilitasi akun Canva Pro. Fasilitas ini diakui sangat membantu dan mempermudah tim dalam menyusun poster serta PPT visual yang estetik dan profesional.

Menaklukkan Tantangan Presentasi Berbahasa Inggris

Sebagai kompetisi internasional, seluruh proses presentasi dan tanya jawab wajib menggunakan bahasa Inggris. Hal ini menjadi tantangan terbesar bagi Ayla dan tim. Mereka harus menghafal dan memahami begitu banyak data ilmiah serta istilah teknis, lalu menyampaikannya secara lugas. Namun, berkat latihan yang konsisten selama berminggu-minggu, kendala bahasa tersebut berhasil mereka atasi dengan sangat baik.

Cerita Mendebarkan di Balik Meja Penjurian (Booth)

Ada momen unik dan mendebarkan yang tak terlupakan saat hari penjurian tiba. Ketika suasana kompetisi baru saja dimulai, tim sedang bersiap-siap di booth mereka. Rasa gugup yang melanda sempat membuat konsentrasi mereka terpecah.

Secara mengejutkan, juri pertama tiba-tiba sudah berdiri di depan booth mereka! Sontak seluruh anggota tim terkejut dan langsung bergegas merapikan persiapan. Hebatnya, mereka berhasil menguasai keadaan. Meski sempat dihujani beberapa pertanyaan di luar prediksi, mereka tetap mampu memberikan jawaban terbaik dengan tenang.

Tak sampai 10 menit setelah juri pertama selesai, juri kedua langsung datang menghampiri. Pada penilaian kedua ini, tim sudah jauh lebih siap dan percaya diri. Mereka mencurahkan seluruh energi dan hasil kerja keras latihan dua bulan di hadapan juri. Menariknya, dari ratusan kelompok yang berpartisipasi, kelompok dari SMP Islam Hidayatullah ini merupakan tim yang pertama kali dinilai oleh juri.

Pesan Inspiratif dari Para Juara

Raihan Medali Perak di tingkat internasional ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kolaborasi yang solid akan membuahkan hasil manis. Satu siswi berprestasi dari tim ini,  Shakila Latisha  menitipkan pesan motivasi yang menyentuh untuk seluruh teman-teman sejawatnya:

“Setiap orang memiliki prosesnya masing-masing. Jika gagal, cobalah lagi esok hari. Jangan pernah menyerah dan tetap semangat!”

Selamat kepada Ayla, Nayla, Shakila, dan Shaqillanisa! Semoga prestasi gemilang di ISIF 2026 ini menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi lain untuk terus meneliti, berinovasi, dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *