Kembangkan Potensi Berbahasa Inggris Aktif, Siswa SMP Islam Hidayatullah Mengikuti Program English Camp di Pare

english camp

Kembangkan Potensi Berbahasa Inggris Aktif, Siswa SMP Islam Hidayatullah Mengikuti Program English Camp di Pare

Kurikulum yang dicanangkan pemerintah membuka ruang yang luas bagi guru untuk berinovasi dalam menjalankan proses pembelajaran. Makna pembelajaran tidak terbatas pada ruang dan waktu di lingkungan sekolah belaka.

Proses belajar dapat dikembangkan melalui pengamatan dan interaksi langsung dengan objek-objek yang berkaitan dengan materi ajar. Hal-hal yang ditemui di lingkungan sekitar ini kemudian dapat diformulasikan menjadi teori dan bidang-bidang ilmu.

Sebagaimana kita pahami bersama, tujuan pembelajaran, selain memberi pemahaman dan keterampilan, juga menanamkan pengalaman yang bermakna, berkesan, dan dapat dijadikan dasar pemikiran serta perilaku, baik pada masa sekarang maupun masa yang akan datang bagi siswa.

Untuk mencapai hal tersebut, siswa perlu diajak untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan objek-objek yang menjadi bagian dari materi ajar di sekolah, tidak hanya terpaku pada buku pelajaran. Misalnya, sesekali siswa diajak bepergian untuk meneliti dan mengamati sesuatu yang sesuai dengan pelajaran sambil berwisata.

Outing class merupakan salah satu alternatif pembelajaran ini. Cara ini dianggap efektif karena peserta didik dapat menyerap lebih banyak informasi dibandingkan dengan pembelajaran di dalam kelas. Hal ini disebabkan mereka dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan objek yang dipelajari, serta mendapatkan pengalaman baru tentang cara berinteraksi di tengah masyarakat.

SMP Islam Hidayatullah, sebagai salah satu lembaga pendidikan, berusaha membangkitkan dan mengoptimalkan semua potensi siswa secara terpadu dengan menyelenggarakan “English Camp” yang dilaksanakan di Pare pada tanggal 1 hingga 8 Oktober 2025.

Mengapa memilih Kampung Inggris Pare? Kampung Inggris yang terletak sekitar 20 kilometer dari Kota Kediri ini memiliki suasana yang unik dan menarik. Di sini, para peserta dapat belajar bahasa Inggris secara intensif dan berinteraksi dengan masyarakat menggunakan bahasa Inggris.

Kegiatan yang bertempat di FEE (Future English Education) Centre, Pare, Kediri, ini diikuti oleh 152 siswa kelas VIII dan 12 guru pendamping.

Secara khusus, kegiatan English Camp ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan secara langsung dari narasumber dan lingkungannya, meningkatkan motivasi belajar terutama bahasa Inggris aktif dengan mengaplikasikannya secara langsung dalam keseharian, meningkatkan kemandirian dan kedisiplinan siswa, serta mengembangkan daya pikir secara optimal.

Kegiatan English Camp ini dilakukan dengan proses pembelajaran penguasaan bahasa asing yang meliputi satuan kompetensi yaitu berbicara (Speaking), tata bahasa (Grammar), kosakata (Vocabulary), dan mendengar (Listening). Kegiatan ini menerapkan sistem pendidikan full day mulai pukul 06.00 sampai dengan pukul 20.30 WIB selama enam hari.

Selain itu, siswa juga difasilitasi dengan program pendukung belajar yang dilaksanakan di luar jam pembelajaran, yang meliputi:

  • English time, yang bertujuan membiasakan siswa berbahasa Inggris di area yang telah ditentukan.
  • Public speaking untuk melatih mental siswa dengan membiasakan berbicara di depan forum untuk menyampaikan gagasan.
  • English camp berupa asrama berbasis English area dan speaking club.

“Kegiatan English Camp kemarin sangat seru. Saya dapat belajar bahasa Inggris bersama teman-teman. Selama delapan hari di sana, kami diajarkan untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab,” kata Caka Haidar, salah satu siswa kelas 8C, saat menyampaikan kesannya mengikuti kegiatan ini.

Ia berharap setelah ini kemampuan bahasa Inggrisnya meningkat dan bisa menerapkannya dalam keseharian. Selain itu, ia berharap bisa menjaga kebiasaan-kebiasaan baik, seperti salat wajib tepat waktu dan tahajud di malam hari.

Senada dengan Caka, Khansa, siswa kelas 8D, menuturkan, “Fasilitas saat English Camp di Pare sangat nyaman, tutor di sana sangat ramah, dan sajian makanannya juga lezat. Selama 8 hari di sana, saya merasa betah dan nyaman. Harapan saya ke depannya, para tutor di sana mengajar dengan lebih baik, variatif, dan tentunya menyenangkan.”

Any Setyawati Prabarini, S.Pd., menuturkan bahwa kegiatan para siswa selama berada di FEE Centre, Kampung Inggris Pare, sangat menarik dan menyenangkan. Mereka yang pada awalnya masih merasa “homesick”, akhirnya menjadi betah tinggal di sana. Bahkan, ada yang mengatakan tidak mau pulang atau mengusulkan agar programnya dilaksanakan selama satu bulan.

Ia berharap program ini bisa memotivasi mereka untuk berani dan lancar berbicara bahasa Inggris secara aktif sehingga menjadi bekal mereka saat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Reni Dria Susandari, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SMP Islam Hidayatullah juga menyampaikan harapannya agar kegiatan English Camp di FEE Center kampung Inggris Pare mampu melatih siswa- siswi SMP Islam Hidayatullah untuk berani berbicara menggunakan Bahasa Inggris dengan terampil, serta mampu membangun karakter siswa untuk disiplin, mandiri, bertanggung jawab, kreatif serta melatih siswa dalam melaksanakan pembiasaan ibadah untuk sholat qiyaumul lail dan sholat 5 waktu berjamaah diawal waktu dengan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *