Dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan Islam yang berkualitas, SMP Islam Hidayatullah menggelar kegiatan Pra-Munaqosyah Al-Qur’an. Kegiatan ini merupakan langkah strategis sekolah untuk memastikan setiap siswa lulusan mampu membaca Al-Qur’an secara tartil sesuai kaidah tajwid yang benar serta mampu menghafal Juz 30 atau lebih sesuai capaian siswa.
Kegiatan Pra-Munaqosyah ini dilaksanakan selama dua hari, pada hari Rabu dan Kamis, 20 dan 21 November 2025, bertempat di Musala SMP Islam Hidayatullah, mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Sebanyak 232 siswa berpartisipasi, terdiri dari 148 peserta Tahfidz dan 84 peserta Tartil.
Komitmen Jaminan Mutu Al-Qur’an
Pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil menjadi fokus utama sekolah-sekolah Islam saat ini. SMP Islam Hidayatullah, melalui pembelajaran yang sistematis dengan Metode Ummi, berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas terbaik dalam bidang keagamaan.
Kebutuhan akan sistem yang menjamin mutu bacaan Al-Qur’an bagi anak usia lulus SMP/MTs semakin besar. Kami hadir untuk menjawab tantangan tersebut, memastikan setiap anak didik tidak hanya tartil dalam membaca, tetapi juga diharapkan mampu menghafal Al-Qur’an, minimal Juz 30.
Pengujian Objektif oleh Guru Lintas Unit
Pra-Munaqosyah adalah simulasi ujian akhir (Munaqosah) yang diikuti siswa. Tujuannya adalah untuk mengukur kesiapan dan memperbaiki kekurangan siswa sebelum menghadapi ujian Munaqosah sesungguhnya yang akan diuji dan di-tashih langsung oleh Tim Ummi Foundation Surabaya.
Berbeda dengan Munaqosah final, tim penguji dalam kegiatan Pra-Munaqosyah ini melibatkan Guru BAQ (Baca Al-Qur’an) lintas unit dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA di Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah. Pelibatan guru lintas unit ini bertujuan untuk memastikan penilaian yang lebih objektif dan komprehensif terhadap kemampuan bacaan dan hafalan siswa.
Syahadah dan Pencapaian Hafalan
Siswa yang dinyatakan lulus dalam Munaqosah akhir oleh Ummi Foundation Surabaya akan diberikan sertifikat/syahadah sebagai bukti resmi bahwa mereka telah tartil dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid yang benar dan hafal Juz 30. Penghargaan serupa juga diberikan kepada siswa yang berhasil mencapai hafalan tahfidz juz 1, 2, 3, 4, 5, dan 29.
Kegiatan Pra-Munaqosyah ini menegaskan keseriusan SMP Islam Hidayatullah dalam mencetak generasi Qur’ani yang memiliki fondasi keislaman yang kuat dan kualitas akademik yang mumpuni.
Ibu Nur Hidayah, S.Ag., selaku koordinator tahfidz mengungkapkan, “Dengan adanya kegiatan pra-munaqosyah ini, harapan kami anak-anak lebih bagus kualitas bacaan maupun hafalannya. Selain itu melatih mental mereka supaya tetap tenang dan siap diuji oleh para munaqisy. Semoga juga mendatangkan keberkahan untuk semuanya.”







