Jamin Kualitas Lulusan, SMP Islam Hidayatullah Gelar Munaqosyah Tartil dan Tahfidz 

munaqosyah

SEMARANG –Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan Islam yang berkualitas, SMP Islam Hidayatullah berkomitmen memberikan jaminan kualitas lulusan yang mampu membaca Al-Qur’an secara tartil. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Ujian Munaqosyah Tartil dan Tahfidz Al-Qur’an yang bekerja sama langsung dengan Ummi Foundation Surabaya.

Kegiatan munaqosyah ini merupakan tahap ujian akhir untuk mengukur standarisasi bacaan siswa menggunakan metode Ummi. Peserta yang dinyatakan lulus akan menerima sertifikat atau syahadah sebagai bukti resmi bahwa mereka telah menguasai teknik membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid yang benar serta memiliki hafalan yang mutqin.

Proses Seleksi yang Ketat

Untuk menjaga kualitas, sekolah menerapkan sistem seleksi yang ketat melalui kegiatan Pra-Munaqosyah. Tahap penyaringan awal ini telah dilaksanakan pada Rabu dan Kamis, 20–21 November 2025, bertempat di musala sekolah. Sebanyak 232 peserta, yang terdiri atas 148 siswa kategori Tahfidz dan 84 siswa kategori Tartil, mengikuti tes yang diuji oleh pengampu BAQ lintas unit di lembaga pendidikan Islam Hidayatullah tersebut.

Berdasarkan hasil seleksi tersebut, terpilih 212 siswa yang berhak melanjutkan ke tahap Munaqosyah baik Tartil maupun tahfidz. Ujian munaqosyah ini dilaksanakan dalam dua gelombang yang berlangsung pada Rabu dan Kamis, 21–22 Januari 2026, diuji langsung oleh Tim penguji dari Ummi Foundation Surabaya dan bertempat di musala SMP Islam Hidayatullah.

Kemitraan Menjamin Mutu

Penggunaan metode Ummi merupakan langkah strategis sekolah dalam membina kemampuan Al-Qur’an siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Kualitas bacaan siswa tidak main-main karena langsung di-tashih (diverifikasi) oleh para penguji dari Ummi Foundation Surabaya. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab dan jaminan kualitas kami kepada orang tua atau wali murid.

Adapun materi yang diujikan dalam munaqosyah kali ini meliputi:

  • Kategori Tartil: Kelancaran dan ketepatan tajwid dalam membaca.
  • Kategori Tahfidz: Hafalan mulai dari Juz 30, serta Juz 1, 2, 3, 4, hingga 5 (bervariasi sesuai capaian masing-masing siswa).

Maksud dan Tujuan

Selain sebagai bentuk standarisasi, kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.
  2. Meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid.
  3. Menumbuhkan kecintaan serta kegemaran siswa terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya munaqosyah ini, pihak SMP Islam Hidayatullah berharap para lulusannya tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani yang kuat sebagai bekal di masa depan.

Alhamdulillah Kegiatan Munaqosyah di SMP Islam Hidayatullah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam membaca dan menghafal Al Qur’an dengan Metode UMMI ini berlangsung dengan baik dan lancar,” ungkap Kholidatul Maftukhah, AH., selaku ketua panitia kegiatan ini.
“Semoga kegiatan ini meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al Quran dan memberikan keberkahan bagi kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Ustaz Alamul Huda, A.H., Koordinator BAQ SMP Islam Hidayatullah, menyampaikan harapannya, “ Dengan munaqosyah yang merupakan tes kemampuan baca dan hafalan Al Qur’an oleh tim penguji dari Ummi Surabaya ini, kami berharap bacaan dan hafalan siswan-siswi SMP Islam Hidayatullah lebih baik. Hal ini dikarenakan dengan bacaan dan hafalan yg baik berarti mengamalkan ayat Al Qur’an warottilil qur’ana tartila.”


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *