SEMARANG – Di tengah arus modernisasi, SMP Islam Hidayatullah Semarang terus membuktikan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan Al-Qur’an. Pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, suasana haru dan bangga menyelimuti Aula SMP-SMA Islam Hidayatullah saat sebanyak 211 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 mengikuti prosesi Khataman dan Imtihan Qur’an dan Tahfidz (Juz 30, 1, 2, 3, 4, dan 5).
Jaminan Mutu dan Uji Publik
Bekerja sama dengan Ummi Foundation Surabaya, SMP Islam Hidayatullah memberikan jaminan bahwa setiap lulusannya mampu membaca Al-Qur’an secara tartil, khatam Binadzor bittalaqi, serta hafal Juz 30. Bahkan, banyak siswa yang melampaui target dengan menghafal hingga Juz 1, 2, 3, 4, dan 5.
Acara Imtihan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk akuntabilitas sekolah kepada wali murid. Para peserta menjalani uji publik secara langsung oleh trainer Ummi Foundation, orang tua, hingga pemangku kepentingan (stakeholder) yang hadir.
“Imtihan adalah muara dari proses panjang, mulai dari tes koordinator, pra-munaqosyah, tasmi’, hingga munaqosyah. Ini adalah laporan langsung kami kepada orang tua. Harapannya, bacaan dan hafalan siswa-siswi kita semakin lancar dan berkualitas,” ungkap Alamul Huda, A.H., Koordinator BAQ SMP Islam Hidayatullah.
Jalannya Prosesi yang Khidmat
Acara dibuka secara elegan dalam dua bahasa (bilingual) oleh MC Delita Wiwit S., S.Pd., dan Eko Bunga Emi Marisa, S.Pd. Kepala Sekolah SMP Islam Hidayatullah, Reni Dria Susandari, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan laporan perkembangan belajar Al-Qur’an siswa serta keberhasilan tahapan munaqosyah.
Momen puncak terjadi saat prosesi tanya jawab (uji publik) yang dipandu oleh tim Ummi Foundation Surabaya, Muhammad Wahyudi, S.Th., dan Muhamad Nurois Amin, M.Pd.I. Keduanya berpesan agar para siswa tetap menjaga salat, berbakti kepada orang tua, dan istiqomah membaca Al-Qur’an setiap hari.
Suasana Haru Selimuti Acara
Suasana diwarnai dengan nuansa menyentuh melalui persembahan lagu “Sahabat Qur’an” dan “Terima Kasih Guruku”. Isak tangis haru pecah saat para siswa melakukan salam ta’dhim kepada orang tua dan guru. Dengan berakhirnya kegiatan ini, SMP Islam Hidayatullah berharap dapat terus menjadi madrosatan mubarokatan—sekolah yang berkah dan memberikan manfaat luas bagi umat.
Apresiasi dan Capaian Prestasi
Dukungan penuh datang dari Ketua Yayasan Abul Yatama, Umar Toha, M.B.A., M.Sc., serta Ketua Komite Sekolah, Yuli Whurry Farida Ningsih, ST. MT. Pada kesempatan ini, sekolah memberikan apresiasi tinggi bagi siswa-siswi berprestasi, di antaranya:
- 5 siswa meraih predikat Jayyid.
- 29 siswa meraih predikat Mumtaz Juz 30.
- Pencapaian luar biasa pada kategori Mumtaz Juz 1 (3 siswa), Juz 2 (5 siswa), Juz 3 (4 siswa), dan Juz 4 (2 siswa).
- Predikat Tertinggi (Mumtaz Juz 5) berhasil diraih oleh Azlyn Zuyyina Arsy (Kelas 7D) dan Muhammad Yusuf Emir (Kelas 9B).
Momentum Bersejarah: Pengukuhan Sekolah Model
Selain penyerahan sertifikat (syahadah), acara ini menjadi kian bersejarah dengan adanya Pengukuhan Sekolah Model SMP dan SMA tahun 2025 oleh Tim Ummi Foundation Surabaya. Hal ini menegaskan posisi SMP Islam Hidayatullah sebagai rujukan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas.
Secara keseluruhan acara Khataman dan Imtihan kali ini berjalan lancar, khidmat, mengharukan, dan mengesankan bagi semua yang hadir.



















