Pesantren Ramadhan SMP Islam Hidayatullah: “Mengelola Cinta yang Datang Agar Ramadhan Lebih Bermakna”

pesantren ramadhan

SEMARANG – SMP Islam Hidayatullah Semarang sukses menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H dengan suasana penuh khidmat sekaligus kepedulian sosial. Mengangkat tema “Mengelola Cinta yang Datang Agar Ramadhan Lebih Bermakna”, acara ini menjadi momentum bagi siswa untuk memperkuat karakter islami di tengah tantangan krisis moral bangsa.

Kegiatan Pesantren Ramadhan

Kegiatan ini dibagi dua gelombang, yakni hari Kamis, 27 Februari untuk seluruh siswa putri  kelas 7,8 dan 9, dan Jum’at, 28 Februari 2026 untuk siswa putra  kelas 7,8 dan 9. Kegiatan ini dimulai dengan sholat asar berjama’ah, dilanjutkan pembukaan, khataman dan tadarus, inti materi oleh Ustadz Hartanta, S.Pd.I., pembagian takjil untuk masyarakat sekitar, buka bersama, shalat maghrib dan isya  berjama’ah,dan diakhiri dengan sholat tarawih bersama.

Pesan Mendalam: Menjaga Lisan dan Hati

Kepala SMP Islam Hidayatullah, Ibu Reni Dria Susandari, S.Pd., dalam sambutannya memberikan pesan menyentuh kepada seluruh peserta didik. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas diri selama bulan suci.

“Mari kita jaga lisan, hati, dan perbuatan di bulan Ramadhan ini. Jangan sampai puasa kita menjadi sia-sia hanya karena kita tidak mampu mengendalikan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat,” tutur beliau.

Mengelola Cinta pada Saat yang Tepat

Puncak materi disampaikan oleh Ustaz Hartanta, S.Pd.I. Dalam ceramahnya yang interaktif, beliau mengupas fenomena “cinta” yang sering menghampiri usia remaja. Beliau berpesan bahwa cinta adalah anugerah, namun harus dikelola dengan bijak. “Kita harus mengelola cinta yang hadir agar tepat pada saatnya,” tegas Ustaz Hartanta, mengajak para siswa untuk memfokuskan energi cinta mereka terlebih dahulu kepada Allah SWT dan orang tua selama bulan tarbiyah ini.

Aksi Nyata: Berbagi di Tengah Gerimis

Tak hanya teori di dalam musala, semangat Ramadhan  diwujudkan melalui aksi sosial pembagian takjil bagi masyarakat dan pengguna jalan di sepanjang Jalan Cemara Raya, tepat di depan sekolah.

Meskipun cuaca sempat mendung dan baru saja diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para pengurus Rohis, OSIS, Dewan Galang (DG), dan ROOTS. Dengan raut muka antusias, para siswa membagikan paket takjil yang disambut dengan sukacita dan senyum hangat oleh masyarakat sekitar.

Membentuk Karakter Melalui Pengalaman

Ketua Panitia Pesantren Ramadhan, Siti Khalifah, A.H., menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah keseimbangan antara pemahaman teori dan praktik lapangan.

“Harapannya, peserta didik tidak hanya menguasai teori agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melatih kedisiplinan, kemandirian, serta menumbuhkan jiwa sosial dan kebersamaan yang kuat,” ungkap Siti Khalifah.

Melalui kegiatan ini, SMP Islam Hidayatullah membuktikan komitmennya untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual (IPTEK), tetapi juga kokoh secara spiritual (IMTAQ) dan peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *