SEMARANG, 8 Mei 2026 – SMP Islam Hidayatullah secara resmi memulai langkah strategis dalam mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam lingkungan pendidikan melalui pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Acara yang berlangsung pada Jumat pagi pukul 09.00–10.00 WIB ini dihadiri oleh perwakilan guru, siswa, serta jajaran dinas terkait.
Kegiatan ini ditandai dengan seremoni Penandatanganan Kerja Sama (MoU) antara pihak sekolah dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Semarang sebagai komitmen bersama dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan kependudukan di masa depan.
Membangun Generasi Khoiru Ummah
Kepala SMP Islam Hidayatullah, Reni Dria Susandari, S.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa program SSK ini merupakan kepanjangan tangan dari visi besar sekolah.
“SMP Islam Hidayatullah insya Allah siap mengikuti pembentukan sekolah siaga kependudukan. Hal ini sangat sejalan dengan visi misi kami dalam mewujudkan generasi GOLD (Genius, Obedient, Lead, Dynamic) serta mencetak generasi Khoiru Ummah (umat terbaik),” ujar Reni dalam sambutannya.
Integrasi Kurikulum dan Isu Kependudukan
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dr. Lilik Farida, MM, menjelaskan bahwa Sekolah Siaga Kependudukan bukanlah mata pelajaran baru yang memberatkan siswa, melainkan penguatan pada materi yang sudah ada.
“Sekolah Siaga Kependudukan adalah upaya mengimplementasikan kurikulum yang sudah ada untuk lebih diperjelas lagi arahnya, terutama terkait isu-isu strategis seperti ledakan penduduk, migrasi, transmigrasi, urbanisasi, hingga masalah ketenagakerjaan,” jelas Dr. Lilik.
Beliau juga menekankan pentingnya pendampingan orang tua dan guru di era sekarang. Menurutnya, tanpa pendampingan yang baik, anak-anak rentan terdampak masalah serius, di antaranya:
- Kesehatan Mental: Kerentanan psikologis di tengah arus informasi.
- Kenakalan Remaja: Risiko perilaku menyimpang akibat kurangnya edukasi kependudukan.
- Pola Hidup Tidak Sehat: Masalah nutrisi dan pola makan-minum yang mengancam kualitas SDM masa depan.
Melalui pembentukan SSK ini, diharapkan siswa SMP Islam Hidayatullah tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan kesiapan dalam menghadapi dinamika kependudukan yang kompleks.





