SEMARANG, 13 Juni 2026 – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Hidayatullah Semarang menorehkan sejarah baru dengan meresmikan Gedung Multi-Function Building (MFB) Hidayatullah pada Sabtu (13/6). Agenda besar yang berlangsung di Gedung MFB Hidayatullah mulai pukul 12.30 hingga 15.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, jajaran pengurus Yayasan Abul Yatama, Direktur LPI Hidayatullah, Kepala Divisi LPI Hidayatullah, wali murid, tamu undangan dan tokoh masyarakat lainnya.
Acara yang dipandu dengan apik oleh duet MC, Bu Delita dan Bu Nunung, ini diawali pada pukul 12.30 WIB dengan pemutaran video profil Lembaga Pendidikan Islam Hidayatullah, memperlihatkan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam dunia pendidikan. Tepat pukul 13.00 WIB, suasana ruangan langsung semarak melalui Opening Performance berupa penampilan lagu dari siswa-siswi SD Islam Hidayatullah 2, yang disusul dengan suguhan budaya yang memukau lewat Tari Saman persembahan siswi SMP Islam Hidayatullah.
Acara formal kemudian resmi dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Hidayatullah. Sesi khidmat berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penyampaian doa keberkahan yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si. Setelah itu, para hadirin disuguhi kreativitas digital siswa melalui penampilan sholawat yang diiringi musik dari aplikasi Garage Band oleh tim SMP Islam Hidayatullah—sebuah bukti nyata implementasi sekolah berbasis digital.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Abul Yatama, Bapak Hasan Toha, M.BA., menyampaikan sambutan yang sarat akan visi besar lembaga. Beliau menegaskan misi utama di balik megahnya fasilitas baru ini.
“Kami prihatin dan ingin mengubah kesan negatif bahwa sekolah Islam itu kumuh, terbelakang, dan tidak profesional. Kami ingin menunjukkan persepsi bahwa sekolah Islam itu profesional dan maju. Konsepnya adalah takwa dan profesional, yang output-nya adalah mewujudkan anak yang sholih dan sholihah,” ujar Bapak Hasan Toha.
Puncak acara ditandai dengan pidato kehormatan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada Yayasan Abul Yatama dan LPI Hidayatullah yang dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Beliau memaparkan tiga poin penting terkait peta jalan pendidikan nasional saat ini.
Pertama, Prof. Abdul Mu’ti menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta yang aktif berkontribusi. “Terima kasih telah membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan swasta adalah mitra pemerintah. Luar biasa Abul Yatama telah memfasilitasi pendidikan yang berkualitas, lengkap, dan megah; ini sangat membantu program pendidikan pemerintah,” tuturnya.
Kedua, beliau menyoroti fenomena gejala sosial mengenai konvergensi Muslim di Indonesia. Ketika pendidikan agama menjadi hal wajib di sekolah, hal tersebut berhasil membantu anak-anak yang semula awam menjadi lebih paham agama. Dampak positifnya adalah lahirnya kelompok masyarakat baru yang beliau sebut sebagai kelompok ‘Mukidi’. “Hasilnya adalah kelompok Mukidi: Muda, Kaya, Intelek, dan Idealis. Mereka idealis dan dermawan, terutama terhadap masa depan anaknya, sehingga mengubah pergeseran pendidikan di Indonesia. Fenomena sekolah negeri tutup dan bertebaran sekolah Islam yang banyak diminati masyarakat saat ini menunjukkan adanya pergeseran pemikiran di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ketiga, Mendikdasmen menekankan betapa pentingnya peran lembaga dengan layanan pendidikan berkualitas demi kemajuan bangsa. Beliau mengapresiasi LPI Hidayatullah yang dinilai mampu memadukan tradisi keislaman yang kuat dengan sistem pendidikan dan penguasaan teknologi yang maju.
Usai memberikan sambutan, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. melakukan prosesi peresmian gedung MFB secara simbolis dan menandatangani prasasti utama, didampingi oleh Pak Hasan Toha. Seluruh rangkaian agenda diakhiri dengan sesi Visit Students Expo hingga pukul 15.00 WIB, di mana Bapak Menteri bersama para tamu undangan berkeliling meninjau langsung stan pameran produk digital dan karya-karya inovatif para siswa.









