MPLS Ramah SMP Islam Hidayatullah Hadirkan Berbagai Seminar Edukasi

SEMARANG, 15 Juli 2026 – Suasana ceria dan penuh energi positif menyelimuti Kampus SMP Islam Hidayatullah Semarang di Jalan Cemara Raya No. 290, Banyumanik. Memasuki tahun ajaran baru 2026-2027, sekolah ini sukses menghidupkan atmosfer belajar yang menyenangkan melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertajuk “MPLS Ramah: Membangun Semangat Belajar Generasi GOLD yang Berakhlak Mulia”. Program ini dirancang begitu inklusif dan edukatif, melibatkan seluruh peserta didik dari kelas 7, 8, hingga kelas 9 secara serentak dan interaktif.

Rangkaian MPLS yang berlangsung selama lima hari (Senin s.d. Jumat, 13–17 Juli 2026) ini dikemas apik dengan memadukan pengenalan kultur akademis digital, penguatan karakter spiritual, serta pembekalan mental yang adaptif. Di paruh pertama pekan (Senin sampai dengan Rabu), para siswa disuguhkan berbagai seminar edukatif, orientasi lingkungan, serta matrikulasi pembelajaran digital. Sementara itu, kegiatan bermuatan spiritual  akan berlanjut pada Kamis hingga Jumat melalui program mabit (malam bina iman dan takwa) di sekolah, sebuah momentum indah untuk memperkuat ibadah, adab, dan spiritualitas siswa.

Kemeriahan hari pertama, Senin (13/7), ditandai dengan upacara bendera yang dibuka langsung oleh Kepala SMP Islam Hidayatullah, Ibu Reni Dria Susandari, S.Pd. Senyum sumringah terpancar dari wajah para siswa baru saat Ibu Reni secara simbolis mengalungkan kartu peserta kepada perwakilan kelas 7.

Seketika itu juga, petualangan baru dimulai! Siswa kelas 7 langsung menyerap inspirasi lewat pemaparan visi-misi sekolah oleh Kepala Sekolah, disusul sosialisasi kurikulum yang interaktif oleh Waka Bidang Kurikulum di mushola. Tak kalah seru, pihak Puskesmas, dr.Puri Konimusliha hadir membawakan Seminar Edukasi Kesehatan Reproduksi & Pergaulan Remaja Sehat dengan begitu gamblang. Hari pertama mereka ditutup dengan keceriaan program school tour, di mana para siswa berkeliling mengenal ruang kelas baru, fasilitas gedung, hingga kemegahan Multifunction Building (MFB) didampingi wali kelas masing-masing.

Di ruang kelas lain, antusiasme yang sama ditunjukkan oleh siswa kelas 8. Usai upacara, mereka langsung hangat berkenalan  dengan wali kelas baru, menyusun kesepakatan kelas bersama, dan membakar motivasi belajar. Riuh tepuk tangan menggema di mushola saat psikolog Yus Ibnu Yasin, M.Psi. membawakan seminar interaktif bertajuk “Saatnya Jadi Remaja Produktif di Era Digital”, memantik rasa ingin tahu siswa untuk bijak berteknologi.

Sementara itu, siswa kelas 9 menunjukkan kematangan mereka. Di kelas masing-masing, mereka secara fokus menyusun kesepakatan belajar bersama wali kelas. Langkah mereka kemudian berlanjut menyusuri Multifunction Building (MFB) dalam sesi school tour yang seru. Menjelang siang, mereka berkumpul di mushola untuk menyimak sosialisasi kurikulum secara intensif dari Waka Bidang Kurikulum—mulai dari program akademik, persiapan Ujian Nasional (UN), syarat kelulusan, hingga strategi menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Memasuki hari kedua, Selasa (14/7), energi spiritual yang menyejukkan mengawali pagi. Seluruh siswa kelas 7 dengan khusyuk mengikuti zikir pagi dan sholat dhuha berjamaah di mushola, sebelum akhirnya menerima materi tata tertib, kesiswaan, serta program Bimbingan Al-Qur’an (BAQ). Antusiasme kembali muncul di siang hari saat mereka mendapatkan materi “Kewajiban Menutup Aurat”, disusul keseruan Matrikulasi iPad Class (Sesi 1) sebagai gerbang awal petualangan mereka di sekolah digital, lalu ditutup dengan asyiknya merancang aransemen kelas.

Siswa kelas 8 pun tak kalah produktif pada hari Selasa. Usai mengawali hari dengan zikir dan shalat dhuha, mereka bergotong royong membentuk struktur kelas, mendalami SOP akademik (KBM) & non-akademik, mengenal program BAQ, hingga mendesain aransemen kelas dan mading yang kreatif. Hari kedua mereka ditutup dengan pengenalan sarana prasarana serta kurikulum di mushola.

Bagi kelas 9, hari kedua diisi dengan pemantapan langkah. Setelah ibadah pagi, mereka fokus menyusun struktur kelas, mendalami program BAQ, dan memahami SOP KBM kelas 9 yang lebih menantang. Suasana mushola menjadi sangat hangat dan inspiratif saat psikolog Nurina, S.Psi., M.Psi., CHA., CGA., mengupas tuntas materi “Mental Tangguh, Prestasi Tumbuh”, membekali mental mereka sebelum ditutup dengan sosialisasi kesiswaan dan sarpras.

Hari ketiga, Rabu (15/7), menjadi puncak eksplorasi minat bakat. Siswa kelas 7 tampak sangat antusias memilih kegiatan ekstrakurikuler yang dipamerkan. Suasana semakin hidup saat psikolog Dr. Chr. Argo Widiharto, S.Psi., M.Psi., membakar semangat mereka lewat Seminar Edukasi “Berani Baik: Stop Bullying, Sebarkan Empati” di musala. Hari ketiga ini diakhiri dengan pemaparan SOP sekolah, pendalaman iPad Class (Sesi 2), dan finalisasi pemasangan aransemen kelas yang indah.

Di sisi lain, siswa kelas 8 menikmati keseruan school tour ke area MFB dan menyelami materi keagamaan. Mereka juga mendapatkan pembekalan penting dari Bhabinkamtibmas Padangsari, Aiptu M. Didik, S.H., dalam Seminar Edukasi Waspada Kenakalan Remaja (Perundungan dan NAPZA) yang disimak secara saksama. Agenda mereka dilanjutkan dengan sosialisasi kesiswaan, penguatan ibadah di musala, dan pemasangan aransemen kelas.

Sementara itu, siswa kelas 9 memanfaatkan hari ketiga untuk merefleksikan masa depan. Mereka fokus memantapkan materi keagamaan, menyusun target pribadi kelas 9 dengan bimbingan guru, mendesain mading kelas, serta memperkuat SOP adab di mushola demi menjadi teladan yang baik bagi adik-adik kelas mereka.

Seluruh siswa kelas 7,8,dan 9 dikumpulkan di mushola untuk mengikuti acara penutupan MPLS sampai hari ketiga ini. “Selamat bagi siswa kelas 7 yang telah resmi menjadi keluarga besar SMP Islam Hidayatullah. Selamat menempuh tahun ajaran baru bagi kelas 8 dan 9 dengan semangat baru!” Ibu Reni selaku kepala sekolah menyampaikan pesannya dalam sambutan penutupannya.

Melalui seluruh rangkaian agenda yang dikemas begitu rapi, hidup, dan terstruktur ini, SMP Islam Hidayatullah berhasil membuktikan bahwa hari-hari pertama sekolah bisa menjadi momen yang sangat dinantikan. Mulai dari kesiapan teknologi digital, kemantapan akidah, hingga kenyamanan mental siswa, semuanya terangkum dengan indah. Kini, seluruh siswa siap berlari kencang memulai petualangan belajar yang bermakna sebagai generasi GOLD( Genius, Obidient, Lead, Dinamic) yang berkarakter, tangguh, dan adaptif terhadap zaman!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *