Semarang, Dalam era globalisasi yang penuh tantangan, pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan sejak dini menjadi pilar utama dalam mencetak generasi penerus bangsa. Menjawab tantangan tersebut, SMP Islam Hidayatullah Semarang menyelenggarakan agenda tahunan Latihan Dasar Kepemimpinan 2026.
Berlangsung selama dua hari satu malam, mulai Jumat hingga Sabtu, 11–12 September 2026, kegiatan berkonsep Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) ini bertempat di kawasan asri Kampoeng Banyumili, Bandungan, Kabupaten Semarang. Lokasi alam terbuka ini dipilih untuk menciptakan suasana pelatihan manajerial yang kondusif, interaktif, sekaligus menantang.
Membentuk Karakter Pemimpin Hebat, Tangguh, dan Bertanggung Jawab
Kepemimpinan bukan sekadar tentang memberikan perintah, melainkan kemampuan menggerakkan roda organisasi demi mencapai cita-cita bersama. Melalui LDK 2026, para pengurus organisasi siswa tidak hanya dibekali wawasan manajerial, tetapi juga penanaman watak kepemimpinan pribadi yang kokoh.
Tujuan utama dari LDK 2026 adalah membentuk pribadi siswa yang matang secara emosional dan intelektual, serta berani mengambil peran sebagai pemimpin yang bertanggung jawab. Pelatihan ini menjadi jalur pembinaan yang berkelanjutan agar para pengurus baru mampu menjalankan fungsi keorganisasian secara dinamis dan efektif.
Sinergi Ratusan Peserta dan Pendamping Senior
Kegiatan berskala besar ini mengikutsertakan total 144 siswa yang merupakan pengurus baru periode 2026/2027 dari berbagai badan organisasi sekolah, antara lain:
- OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
- ROHIS (Kerohanian Islam)
- ROOTS (Agen Perubahan Anti-Bullying)
- PMR (Palang Merah Remaja)
- Dewan Galang (DG) Pramuka
Guna menjamin kelancaran dan kestabilan proses transfer wawasan (transfer of knowledge), sebanyak 28 pengurus senior periode 2025/2026 turut hadir memberikan bimbingan. Kegiatan ini dikawal ketat oleh 23 guru pendamping serta 4 Pembina Pramuka.
Kombinasi Kedisiplinan TNI dan Dinamika Kelompok
Pelaksanaan LDK 2026 dikemas secara komprehensif melalui pemaparan materi ruangan, simulasi keorganisasian, hingga aktivitas fisik outdoor. Mengingat karakteristik khusus organisasi Pramuka, agenda untuk Dewan Galang (DG) dirancang secara spesifik dan disesuaikan.
Pembekalan PBB Bersama TNI dan Wawasan Keorganisasian
Pada hari pertama, para peserta langsung disuguhi materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diinstrukturi langsung oleh personel TNI. Sesi ini bertujuan untuk membangun kedisiplinan fisik, ketegasan, dan ketaatan pada instruksi. Memasuki malam hari, suasana beralih ke sesi pemikiran kritis melalui materi Dinamika Organisasi serta pendalaman Karakteristik Keorganisasian oleh Krisna Imadudin dari Laziz, berkolaborasi dengan pembina internal.
Pengembangan Mental & Skill Dewan Galang
Khusus bagi pengurus Dewan Galang, malam hari diisi dengan kegiatan interaktif Fun English Skill untuk melatih kemampuan berkomunikasi global melalui permainan susun kata dan gambar. Kegiatan dilanjutkan dengan tradisi api unggun dan penjelajahan renungan malam guna menguji ketahanan mental dan keberanian Pemimpin Masa Depan.
Penguatan Kerjasama Tim dan Pembentukan Karakter Islami
Hari kedua Latihan Dasar Kepemimpinan diawali sejak dini hari melalui pendekatan spiritual. Seluruh peserta mempraktikkan pembiasaan karakter Islami lewat Qiyamul Lail dan Shalat Subuh berjamaah, diikuti dengan senam pagi untuk menyegarkan kondisi fisik.
Outbound dan Team Building (Maze Game)
Puncak dinamika pelatihan terletak pada sesi Outbound dan Team Building yang dipandu oleh tim trainer profesional. Melalui berbagai media edukatif seperti tepung, kertas, spidol warna, dan tali pramuka, para peserta ditantang dalam permainan Maze Game. Sesi ini menuntut peserta untuk menekan ego pribadi, meningkatkan ketepatan komunikasi, serta merumuskan pemecahan masalah (problem solving) secara kolektif.
Kesan & Pesan
Ketua Panitia Latihan Dasar Kepemimpinan 2026, Catur Tamudi Yudi Anggraeni, S.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme seluruh peserta:
“Kegiatan LDK SMP Islam Hidayatullah kali ini sungguh berkesan dan penuh makna. Materi PBB yang dibawakan langsung oleh bapak-bapak TNI tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan kedisiplinan tinggi, ketegasan, serta rasa tanggung jawab.”
Beliau juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemampuan fisik, intelektual, dan nilai-nilai spiritual dalam setiap diri pemimpin:
“Alhamdulillah, kegiatan LDK Dewan Galang 2026 telah terlaksana dengan baik. Selama kegiatan, peserta belajar tentang kerja sama, komunikasi, kemandirian, hingga kepedulian sesama. Salat berjamaah dan qiyamul lail menjadi pilar penanaman nilai spiritual. Semoga ini menjadi bekal bagi para peserta untuk menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan berakhlak Islami.”
Penutupan
Rangkaian kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan 2026 resmi diakhiri pada Sabtu siang melalui upacara penutupan yang berlangsung khidmat. Sebelum kembali ke sekolah, seluruh peserta menjalankan tradisi operasi semut (Aksi Bersih Lingkungan) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian alam Kampoeng Banyumili.
Dengan berakhirnya Latihan Dasar Kepemimpinan 2026, para pengurus OSIS, ROHIS, ROOTS, PMR, dan Dewan Galang SMP Islam Hidayatullah periode 2026/2027 kini siap melangkah membawa perubahan positif dan memajukan roda organisasi sekolah dengan semangat kepemimpinan Islami yang kokoh.


















