Semarang, 23 Januari 2026– Komite SMP Islam Hidayatullah menginisiasi seminar edukasi kesehatan mental bertajuk “Love Yourself, Don’t Hurt Yourself”. Kegiatan yang berfokus pada kesehatan mental remaja ini dilaksanakan oleh SMP Islam Hidayatullah, pada Jumat (23/1) bertempat di Musala SMP Islam Hidayatullah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9.
Seminar ini menghadirkan psikolog Mira Permatasari Purnama, S.Psi., M.Psi., Psikolog., sebagai narasumber. Acara dimulai pukul 07.40 Wib dengan rangkaian kegiatan religius dan nasionalis, mulai dari murajaah hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Hidayatullah. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah, Reni Dria Susandari, S.Pd., menekankan pentingnya bagi siswa untuk mengenali potensi diri dan menjaga kesejahteraan psikologis di tengah dinamika masa remaja.
Membangun Kesadaran dan Strategi Coping
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mencintai diri sendiri (self-love) serta mengurangi perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm). Narasumber menjelaskan bahwa remaja saat ini rentan terhadap berbagai tekanan, mulai dari beban akademis, masalah keluarga (parenting issues), tekanan sosial dari teman sebaya dan media sosial, hingga pengalaman traumatis.
“Mental yang sehat adalah kondisi kesejahteraan yang memungkinkan seseorang mengatasi tekanan hidup, berfungsi secara produktif, dan membangun hubungan positif,” ujar Mira Permatasari dalam pemaparan materinya. Beliau juga memaparkan ciri-ciri mental sehat, seperti kemampuan mengelola emosi dan berpikir jernih, serta memberikan peringatan mengenai gejala gangguan mental, seperti penarikan diri dari lingkungan sosial dan penurunan fungsi kognitif.
Edukasi Self-Love sebagai Solusi
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam seminar ini adalah praktik self-love. Perilaku menerima dan menghormati diri sendiri dianggap sebagai kunci untuk memiliki relasi yang sehat, meningkatkan rasa percaya diri, dan menurunkan risiko gangguan psikologis. Sebagai langkah praktis, siswa diajak untuk berani bercerita kepada orang yang dipercaya, mempraktikkan perawatan diri (self-care), dan tidak ragu mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Layanan Konsultasi Lanjutan
Sebagai bentuk tindak lanjut nyata, panitia menyediakan sesi konsultasi pascascreening di perpustakaan sekolah setelah acara inti selesai. Layanan ini diperuntukkan bagi siswa yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut secara privat guna memastikan setiap siswa mendapatkan dukungan mental yang tepat.
Sekitar 30 siswa mengikuti sesi konsultasi pasca screening. Hal ini menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi para siswa terhadap kesehatan mental mereka.
Harapan dan Testimoni
Melalui kegiatan ini, SMP Islam Hidayatullah berharap para siswa dapat mengembangkan strategi coping yang sehat dan memahami bahwa self-harm adalah bentuk penanganan stres yang salah (maladaptif) yang dapat disembuhkan melalui terapi dan pola pikir yang positif.
Ketua Komite SMP Islam Hidayatullah, Yuli Whurry Farida Ningsih, ST. MT., menyampaikan testimoninya pasca acara “Menurut saya seminar tentang Love Yourself sangat membantu anak-anak memahami emosi mereka. Materinya ringan, menyentuh, dan relevan dengan dunia remaja saat ini. Saya merasa seminar ini penting, karena mengajarkan anak untuk mengenal dan menghargai dirinya sejak dini, serta mengingatkan kepada anak-anak bahwa mereka berharga.”




